`•Semuanya Akan Berubah •
~Tentang Perjalanan
Hidup~
Inspiration
: Novel LOVASKET
Created
By : Nurul Fadhilah suardi
HaPPy ReaDing.
Prolog.
Dunia itu
berputar.
Kadang kita ada
diatas dan kadang pula kita ada dibawah.
Kadang Kita
bersuka dan kadang pula kita berduka.
Semuanya
berputar seperti bumi mengelilingi porosnya.
____________o0o________________
SMA
25 PERSADA, adalah Sekolah swasta yang banyak digemari oleh siswa-siswa dikota
bandung, banyak yang lebih memilih bersekolah disekolah swasta ini,
terkhususnya kepada anak-anak pejabat, sekolah ini mempunya fasilitas
yanglengkap.
“Neyla,
Lo apaan-apaan si??” Zhila
“Zhil
udahla, zhil, jangan cari masalah sama Neyla” Dyan
“Tapi
diatu salah Dy” Zhila
“Egh
lo, cari masalah ya sama gue, lo gak tau gue siapa? Gue anak donator tetap
disekolah ini, kalo gue mau, gue bisa ngeluarin lo dari sekolah ini.” Neyla
“Neyla,
udahlah, masalah ini cuman masalah sepeleh, dan lo harus ingat, Zhila itu
sahabat kita” Zizi
“EGP”
Neyla
“Sahabat
macam apaan si lo Nel, gue muak ama tingkah lo” Zhila
“Ngomong
apaan lo?” Neyla
Perdebatan
mereka kini makin menjadi-jadi, Zhila terasingkan oleh seluruh siswa SMA 25
persada, mereka semua takut kepada
Neyla, dan siapa juga si yang mau menentang Neyla yang terkenal sebagai Putri
di SMA 25 PERSADA.
Hari-hari
terlewatkan, Zhila benar-benar gak sanggup diperlakukan kayak gini, semenjak
bermasalah denga Neyla, hari-harinya kini menjadi suram, setiap datang
kesekolah selalu ada hewan-hewan yang mengerikan dibangkunya, saat pulang
sekolah ban mobilnya selalu bocor, ini semua ulah orang-orang suruhan Neyla.
Kini, hari terakhir zhila menginjak sekolah ini, dia memutuskan untuk pindah
sekolah.
Setelah
kejadian itu, taka da satupun orang yang berani bermasalah dengan Neyla, walau
yang sala Neyla, mereka memilih untuk berdiam. Karena mereka tahu, berurusan
sama Neyla itu, sama saja dengan bunuh diri.
Hinggah
saat itu Neyla and the geng, jalan-jalan ke Mall, Neyla tidak sengaja menabrak
seorang gadis remaja.
“Brukk!!”
Tas Gadis itu terlempar
“Egh
kalau jalan liat-liat dong, punya mata gak si?” Teman gadis itu
Sedangkan
gadis yang ditabrak berlari mengambil tasnya, dan melihat sesuatu yang tadinya
seperti benda keramik.
“Ya
Pecah” Gumam Gadis itu
“Kenapa
Ge?” Tanya sahabatnya
Gadis
yang dipanggil Ge ini hanya diam, tak mengubris.
“Egh
lo, tanggung jawab lo, gara-gara lo, jalan gak liat-liat Patung pesanan sahabat
gue pecahkan!” Labrak Sahabat Gadis itu.
“Egh
lo jangan bentak-bentak sahabat gue ya, ” Kini Zizi membela Neyla
“Egh
ajarin tu sahabat lo, kalau jalan liat-liat” Sahabat Gea
“Lit,
udahlah, yuk pulang” Gea menarik Sahabatnya Talitha pulang.
“Lo
nggak papa, Ney?” Dyan
“Gak
papa” Nela
“Sepertinya
benda itu, sangat berarti bagi gadis itu tadi” Batin Neyla
“Egh
itu bocah sekolah dimana si? Kayaknya gue gak pernah liat?” Zizi
“Gue
liat lambangnya tadi, kayaknya mereka sekolah disekolah Negri, agh udahlah yuk
cabut” Neyla
Meekapun
meninggalkan Mall, kembalih Pulang kerumah masing-masing. Sesampai dirumah,
Neyla melihat dari luar, rumahnya
dikerumuni warga dan banyak polisi, sekejap Neyla berlalri menerobos kerumunan
itu. Didalam Neyla melihat papanya di borgol, dan beberapa ruang dirumahnya
dikunci.
“Ma,Pa
ini ada apa?” Neyla
“Sayang
kamu harus tabah ya, Papa dituduh korupsi” Mama
“Tidak,
Papa gak mungkin korupsi, iya kan pa?” Neyla
“Iya
sayang, Papa gak korupsi, papa hanya dijebak” Papa
“Maaf
anda harus kami bawa kekantor polisi, dan rumah anda serta beberapa aset kami
sitah, kami memberi waktu sampai besok agar anda meninggalkan rumah ini.”
Polisi
“Tidak,
gue gak akan ninggalin rumah ini, rumah gue” Neyla
“Sayang
kita harus ikhlas.” Mama
Dunia
memang selalu berputar, barusan Neyla berpoya-poya di mall, dan tau-taunya
sekarang dia harus rela kehilangan ayah dan hartanya yang melimpah, Ayahnya
kini ditahan dikantor polisi, sampai Koruptor yang asli ditangkap.
“Ney..
Ayo, kita harus meninggalkan rumah ini” Mama
“Tidak
ma, Neyla tidak akan meninggalkan rumah ini” Neyla
“Sayang,
ayolah, percuma kamu berkeras kepala seperti ini, apa kamu mau polisi yang menyeret
kau keluar?” Mama
Hari
ini Neyla meninggalkan rumahnya, Rumah yang layaknya istana, Lenkapa dengan
beberapa fasilitas, Ada kolam renang, Lapangan basket, Ruang karaoke dll. Kini
semuanya tergantikan menjadi rumah yang kecil yang hanya mempunyai 2 kamar,
ruang dapur yang sempit, ruang tamu yang sempit, pekarangan yang tidak
terawatt. Yupzzt disinilah Neyla sekarang, berada dirumah kontrakan yang kecil,
diwilayah pedesaan. Karena Ayah Neyla, adalah Pejabat yang besar, dengan cepat
kasusnya tersebar, dan sampai disekolah. Disekolah Neyla terasingkan, sekarang
dia yang merasakan apa yang dirasakan Zhila, sekarang sahabat-sahabatnya
menjauhinya, sekarang dia sendiri, dan detik-detik terakhir dia harus keluar
dari sekolah favoritenya itu.
Neyla
pindah kesekolah Negeri yang sangat sederhana, dengan fasilitas seadanya.
Sekarang
Neyla berubah drastis, iya cenderung tertutup, bahkan sampai sekarang iya belum
mempunyai teman. Sepulang sekolah iya hanya mengurung diri dikamar, iya masi
tidak bisa menerima semua yang telah terjadi..
Hinggah
saat itu…
“Hy”
Gea
“Hm”
Neyla
“Masi
ingat dengan saya?” Gea
Neyla
hanya mengangguk
“Aku
tau, kenapa kamu bisa ada disini, dan kenapa kamu terpuruk seperti ini, aku
tau, Ney, gak selamanya kita itu diatas, kadang kita harus ada dibawah. Dan Kamu harusnya bersyukur, dengan musibah
ini, kau bisa merasakan apa yang dirasakan orang-orang yang dulu kau
injak-injak, harusnya kau mengembil hikmah dari masalah ini, dengan itu kau
bisa berubah bukannya makin parah seperti ini” Gea
“Hm..
Lo benar Ge, gue orangnya gak pernah bersyukur, gue selalu nyalain tuhan, gue
angkuh, gue arrgh.. kenapa gue begitu terjebak” Neyla
“Selagi
masi ada waktuh kenapa tidak berubah?” Gea
“Makasih
Ge, atas nasehat lo, sekarang gue akan berubah, dan maaf atas kejadian dimall
itu dulu” Neyla
“Iya,
gak papa kok” Gea
Sejak
Hari itu, Neyla berubah sekarng iya tidak angkuh lagi, tidak memilih
teman-teman lagi, tidak merendahkan orang lagi, dan sekarang ia menghargai
danmensyukuri segala hal yang terjadi.
Hingga
saat itu, Papanya terbuktih tidak bersalah, harta bendanya sekarang kembali
lagi, papanya menawarkan ia untuk kembalih bersekolah di SMA 25 PERSADA, tetapi
ia tidak mau, ia lebih suka bersekolah di SMA Negeri ini, disinilah ia bisa
berubah, menemukan sahabat yang benar-benar sahabat, bukan karena ada apanya,
melainkan apa adanya.
The
END…
PS:
Ketika kamu terluka, kamu mungkin menderita.
Namun selalu ada pelajaran yang membuatmu semakin bijaksana dan Kebahagiaan
yang sesungguhnya baru akan tercipta ketika hati ikhlas menerima. Penuh syukur
dan selalu percaya hanya kepada-Nya (ALLAH SWT)
Sorry For Typo, Jellek
dan kegajean lainnya.
Saya juga masi belajar,
harap dimaklumi……..

0 komentar:
Posting Komentar